Stabat, pa-stabat.go.id (13/05)

Dalam upaya meningkatkan ketahanan mental dan profesionalisme aparatur peradilan, Pengadilan Agama Stabat mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Online bertema Mental Health Awareness: Resiliensi Hakim dan Aparatur Peradilan Agama dalam Menghadapi Tekanan Psikologis dan Kompleksitas Perkara secara daring pada hari Rabu mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.30 WIB. Kegiatan dilaksanakan di ruang Media Center Pengadilan Agama Stabat dan diikuti oleh pimpinan, para hakim, serta tenaga teknis peradilan.

Bimbingan teknis ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama sebagai bentuk perhatian terhadap pentingnya kesehatan mental bagi hakim dan aparatur peradilan agama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Di tengah meningkatnya kompleksitas perkara dan tekanan psikologis dalam lingkungan kerja, aparatur peradilan dituntut untuk tetap profesional, bijaksana, dan memiliki kemampuan resiliensi yang baik.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan materi dan pemahaman mengenai pentingnya kesadaran kesehatan mental (mental health awareness), cara mengelola stres kerja, menjaga keseimbangan emosional, serta strategi membangun daya tahan diri dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika pekerjaan di lingkungan peradilan agama.

Pimpinan Pengadilan Agama Stabat menyambut baik pelaksanaan bimtek tersebut karena dinilai sangat relevan dengan kondisi dan tantangan kerja saat ini. Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan integritas dan kesehatan psikologis aparatur agar mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan. Dengan mengikuti kegiatan bimtek ini, diharapkan seluruh peserta dapat menerapkan ilmu dan pemahaman yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan profesional di lingkungan peradilan agama, khususnya di Pengadilan Agama Stabat.

  • Buk-Sri-Wahyuni.jpg
  • Turut-Berduka-Cita.jpg
  • wisuda.jpg